Saturasi
July 29th, 2008 by al-fathMulai ngisi blog friendster…salah satu tempat kucurahkan isi hatiku..saat sedih, duka dan butuh nasihat.
Kadang bahkan seringkali dengan menulis semua permasalahan, terasa lebih luas perasaan yang sempit dan menjadi ringan beban yang berat. Sahabat yang menemani saat gundah dan sedih. tempat aku menumpahkan sedikit cerita tentang diriku. Diri yang merasa kehilangan, kehilangan jati diri dan sahabat-sahabatku.
Jati diri yang …cukuplah ..moga aku bisa kembali bahkan lebih baik seperti dulu. Idealisme yang hampir tak bisa kujaga, membuat diri semakin merasa tak berarti. Harapanku hanya ada pada satu …Allahu Robbi…
Tapi saat aku jatuh karena berbuat maksiat padaNya…terasa sempit jalanku…aku malu berkata-kata padaNya. karena sering kali aku mengecewakan-Nya…
Siapa lagi? siapa lagi? siapa lagi yang dapat membantuku? selain dia? tak ada…tak ada jawabannya…
Sahabat…aku rindu kehadiranmu, kau takkan mampu menghilangkan sedih, duka , lara, sepi, hampa dan hal-hal menyesakkan yang hadir dalam hidupku…Namun ada hal yang bisa kau lakukan untukku, bantu aku tuk mencintai Tuhanku, tak mengecewakannya lagi. Bantu aku tuk selalu semangat beribadah padaNya, beramal karena-Nya… sedih…jika ku Dia tak memandangku Lagi..tak ada lagi kolong langit selain kolong langit-Nya….astagfirullah.
Tuhanku, mohon ampuni aku, ku coba tuk taat, namun jiwaku masih lemah, terhempas nafsuku.. Tuhanku maafkanlah jika pengabdianku tidak sesempurna impianku dan janjiku pada-Mu…
Allah, hamba tak mampu laksanakan semua perintahmu, tak mampu bersih dari dosa-dosa….Hanya pengampunanmu yang menjadi harapanku….Diri ini tak luput dari dosa..
Allah, pengharapanku padamu sungguh besar, namun jangan jadikan hati ini terlena, tertipu. Ingatkan aku selalu bahwa Engkau Maha Pengasih Maha Penyayang, dan Maha bijaksana yang memiliki ketentuan Terbaik ketentuan yang Maha Dahsyat, ketentuan yang Indah dan bijaksana. Takdir-Mu, tiada yang mampu mengelak…Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu…. Astagfirullaah.
Saat sepiku ini ku harap datang hambamu, membawakan air semangat yang segar dan meyegarkan jiwa dan hatiku. Melalui dia ku harap dapatkan Cinta-Mu…semangat tuk selalu mencintai-Mu.
Rabb, jangan biarkan kuberikan hati ini selain pada-Mu.
Rasanya ingin sekali ku berbagi duka ini, suka ini pada seseorang yang kau halalkan untukku. Seseorang yang melaluinya Kau hapuskan Lelahku, Kau bakar semangatku, Kau sejukkan hatiku, Kau obati lukaku….
Aku, rindu kehadiran-Mu dalam hari-hariku. Hampa ya Allah..hidupku hampa tanpa perhatian-Mu.
Jika cintaku salah, cinta yang berlandaskan nafsu, cinta yang kutujukan kepada hamba-Mu ini… Alihkan lah ya Allah, alihkan hatiku pada cinta -Mu…
Batinku menangis dalam kesepian ini..hanya Engkau yang mampu menyekanya danmembuatnya tersenyum…..Astagfirullah
Rabbanaa Hablanaa min azwaajina wadzurriyatina Qurrata A’yun waj’alnaa lil muttaqiieena imaama.
Jika Kau Izinkan aku tuk sempurnakan agamaku, condongkan hatiku pada seseorang yang memang kelak menjadi istriku…jadikan ia mencintaiku dan aku mencintainya. Tautkan hatiku dan hatinya dengan cincin cinta-Mu yang terbuat dari ketulusan niat karena-Mu, kesungguhan dan rasa kasih sayangku padanya dan rasa kasih sayangnya padaku. Bukan cincin yang terbuat dari keangkuhan , batu acuh tak acuh , dan kesombongan.
Bukan cantik yang kudamba, jika itu hanya topeng belaka. Bukan angkuh dan merasa hina jika keduanya menjerumuskan pada nestapa yang berkepanjangan.
Tiada yang menawan dari dirimu, namun akhlak yang mulia dan nilai-nilai kebaikan dan cita-cita yang agung yang menghentikan langkah hatiku, dan acuh tak acuhku..
Aku mencintaimu karena Allah… jangan biarkan hati ini tertawan pada yang sesuatu yang membinasakan diriku..biarkan aku tertawan pada apa yang telah Dia nasihatkan padaku. Bahwasanya nikahilah wanita karena Agamanya.
Bukan nafsu yang memilihmu, namun pertimbangan agama dan hatiku yang membujukku tuk memilihmu…
Namun….aku tak memaksamu…dan tak ingin bersikap serba terlalu….karena hatimu..adalah bagian dirimu yang mampu berkata dan memilih.
Yang aku khawatirkan bukan kehilangan dirimu, namun yang aku khawatirkan aku kehilangan jatidiriku, dan ketaatanku pada-Nya…
Aku tahu kekurangan diriku, namun tak lebih tahu daripada Tuhanku. Aku selalu perhatikan kekuranganmu, sungguh ku ingin perbaiki itu, karena aku cinta padamu…bukan nafsuku berkata demikian.
Allahu Rabbi, saat kagum, nafsu dan tamak berkata…sudahkah aku menemukan cinta yang kau ridhoi?
Cinta…. bukan hal yang jijik, dan memalukan. Bukan suatu yang salah jika kau tuliskan dan ucapkan tentang cinta…
Cinta bukan suatu yang haram, maka dari itu..janganlah hina tulisan cintaku ini ataupun mencampakkannya…
Bukan mau dihargai, namun cinta adalah sesuatu yang kau miliki yang merupakan bagian istimewa di setiap hati manusia…
Alhamdulillah…alhamdulillaah…
Allahu Robbi jadikan aku manusia yang baik dan tulus hati melaksanakan segala sesuatu karenaMu, dan jadikan aku seorang yang memang pantas meminang bidadari-Mu….
Khitbahkan dia untukku ya Allah..jadikan aku manusia yang bahagia di dunia dan di akhirat… Aaamiiin
catatan penyeka airmata hatiku, alhamdulillah. Moga aku bisa mencintai orang-orang yang mencintaiku dan Semoga Allah mencintai orang-orang yang mencintaiku dan kami mencintai-Nya. Subhanallah. Pertemukan aku dengan bidadari jannah-Mu ya Allah yang kau turunkan ke Bumi. Jadikan kami mencintaimu dan Engkau mencintai kami….
Tak ada yang dapat memberi harapan yang pasti melainkan Engkau ya Allah.. yaa Robbi…astagfirullah
Aku mohon ampun ya Allah atas khilafku dan kebodohanku serta dosa-dosaku…
Terima kasih atas anugerahmu ini, kemampuan tuk menulis dan berkata dalam hati…Takjub aku atas ciptaan-Mu….dan jadikan aku takjub juga dengan pertemuan dengan-Mu…
Astagfirullah, subhanallaah, alhamdulillaah, Allaahuakbar.



